Jargon Isu Lingkungan Hidup oleh Partai Politik PDF Print E-mail

Sudah bukan rahasia lagi kalau saat ini isu lingkungan hidup menjadi salah satu jargon dari Partai Politik yang akan bertarung dalam pemilu 2009. Tema kepedulian terhadap lingkungan menjadi penting seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pelestarian lingkungan. Meskipun tidak semua kesadaran terhadap kelestarian alam dan lingkungan ini berdasarkan pada logika dan pemahaman yang benar,

akan tetapi lebih kepada akibat yang sudah terjadi yaitu berbagai bencana alam yang jelas terkait dengan kerusakan alam dan lingkungan hidup disekitar masyarakat. Namun, apabila sebuah partai mengklaim dirinya peduli dengan isu lingkungan hidup, maka masyarakat dapat menilai apakah partai tersebut benar-benar peduli pada lingkungan hidup dari hal-hal kecil dari caranya berkampanye.

Setidak-tidaknya ada empat hal yang dapat diperhatikan dalam melakukan penilaian tersebut yaitu:

Pertama, apakah partai tersebut banyak menggunakan materi berbahan dasar kertas atau plastik dalam kampanyenya? Semakin banyak materi berbahan dasar kertas atau plastik yang digunakan partai tersebut berarti kepedulian partai tersebut kepada isu lingkungan hidup semakin rendah.

Kedua, apakah partai tersebut melakukan konvoi atau pawai kendaraan bermotor? Semakin sering konvoi kendaraan tersebut dilakukan berarti kepedulian partai tersebut kepada isu lingkungan hidup semakin rendah.

Ketiga, apakah partai tersebut menggunakan kayu atau bambu sebagai penunjang kampanyenya? Semakin banyak kayu atau bambu yang digunakan berarti semakin rendah kepedulian partai tersebut kepada isu lingkungan hidup.

Keempat, apakah partai tersebut merusak atau mengotori lingkungan dalam menempatkan materi kampanyenya? Semakin besar kerusakan lingkungan akibat penempatan materi kampanye suatu partai berarti semakin rendah kepedulian partai tersebut kepada isu lingkungan hidup.

Jika ditemukan cara berkampanye suatu partai yang menunjukkan rendahnya kepedulian terhadap isu lingkungan hidup, kemudian pengurus partai berdalih bahwa itu hanyalah penyimpangan dalam pelaksanaan kampanye yang di luar tanggung jawab partai, jelas hal itu adalah dalih yang mengada-ada.

Sudah sepatutnya pula masyarakat menempatkan isu kepedulian terhadap lingkungan hidup sebagai bahan pertimbangan utama dalam menentukan partai politik mana yang akan dipilihnya pada pemilu 2009 nanti.

Namun seberapa efektif penggunaan isu lingkungan ini pada kampanye partai politik, kita hanya bisa menunggu hasilnya pada perhitungan pemilu 2009 nanti.

Wallahualam bishawab.

Sumber: http://siklus.org